mas darji template
Headlines News :

Kelas Inspirasi, Membangun Mimpi Anak Negeri




Kelas Inspirasi adalah salah satu program dari Indonesia Mengajar. Kelas Inspirasi sendiri dikhususkan untuk menjadi wadah bagi para profesional di bidang masing-masing untuk sehari kembali ke sekolah berbagi inspirasi dengan menceritakan profesi mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat para generasi muda kita, khususnya anak-anak SD untuk berani bermimpi setinggi mungkin sesuai dengan minat mereka masing-masing.

Kelas Inspirasi awalnya hadir hanya di Jakarta tahun 2012 lalu. Namun, setelah melihat animo dan semangat yang begitu tinggi untuk juga menggelar kegiatan serupa, maka Kelas Inspirasi juga diadakan di beberapa kota lain. Tahun ini, Kelas Inspirasi salah satunya dilaksanakan serentak di 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur pada tanggal 29 September 2014. Kabupaten Jombang, merupakan salah satu Kabupaten yang menyelenggarakan Kelas Inspirasi.

Kelas Inspirasi Jombang diadakan di SDN Watudakon 1 Kesamben, SDN Manduro 1 Kabuh, SDN Sumberaji 1 Kabuh dan SDN Nglebak Bareng. Para profesional yang mengisi kegiatan ini terdiri dari berbagai macam profesi. Mulai dari Dosen, Seniman, Penyiar Radio, Petugas PMK dan masih banyak lainnya. Murid kelas 4, 5 dan 6 pun sangat antusias mendengarkan cerita-cerita dari para profesional. Bahkan, guru-guru SD tempat diadakannya Kelas Inspirasi Jombang berharap, agar tahun depan kegiatan ini bisa diadakan kembali di sekolahnya.

Mari kita bersama membangun mimpi anak negeri. Jika bukan kita yang peduli terhadap generasi penerus bangsa, lalu siapa lagi? (fir)

Awas, Sering Konsumsi Mie Instan Beresiko Jantung



beritajombang.net Penelitian terbaru menunjukkan, konsumsi mi instan termasuk ramen secara signifikan dapat meningkatkan risiko seseorang menderita sindrom kardiometabolik, terutama pada perempuan.

Penelitian Baylor University Medical Center ini beberapa waktu lalu dipublikasikan dalam Jurnal Nutrition.

Hyun Joon Shin, MD, yang memimpin studi Baylor Hearth and Vascular Hospital (BHVH) ini menemukan, mengonsumsi mi instan dua kali atau lebih dalam seminggu terkait dengan sindrom kardiometabolik.

Sindrom ini dapat meningkatkan risiko seseorang mengembangkan penyakit jantung dan kondisi-kondisi lainnya seperti diabetes dan stroke.

Dr. Shin juga menemukan, risiko ini lebih umum terjadi pada perempuan. Menurut dia, munculnya sindrom kardiometabolik kemungkinan besar berhubungan dengan perbedaan biologis seperti hormon seks dan metabolisme, lalu obesitas dan komponen sindrom metabolik.

Selain itu, hal ini juga karena perbedaan kebiasaan konsumsi makanan yang bervariasi pada laki-laki dan perempuan serta perbedaan akurasi pelaporan makanan mungkin berperan dalam kesenjangan ini.

Faktor lain yang potensial dalam perbedaan ini adalah bahan kimia yang disebut bisphenol A (BPA), yang digunakan untuk kemasan mie dalam bentuk wadah styrofoam.

Penelitian telah menunjukkan, BPA mengganggu perjalanan hormon mengirimkan pesan melalui tubuh, khususnya estrogen.

Terlepas dari temuan yang terkait dengan gender atau penyebabnya, Dr Shin mengatakan, penelitian ini menekankan pentingnya memahami makanan yang kita makan tubuh kita.

"Penelitian ini penting karena banyak orang yang mengkonsumsi mi instan tanpa mengetahui risiko kesehatan yang mungkin terjadi," katanya, seperti dalam siaran publik Baylor Scott & White Health.

Menurut dia, implikasi kesehatan studi ini bisa sangat besar, terutama jika itu mengarahkan orang-orang memilih makanan sehat.

Masyarakat di Asia diketahui memiliki tingkat konsumsi ramen yang relatif tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada wilayah Korea Selatan yang memiliki jumlah konsumen mi instan tertinggi di dunia.

"Sementara asupan mie instan lebih banyak di komunitas-komunitas Asia, hubungan antara konsumsi mi instan dan sindrom metabolik belum dipelajari secara luas," ujar Dr Shin, yang dikutip dari Antara. (ant/ain)

foto : ilustrasi

Semarak Kemerdekaan



JOGOROTO, (16/8) - SEMARAK KEMERDEKAAN. Peringatan hari kemerdekaan Indonesia tepat pada 17 Agustus 2014, sudah disemarakan dipelbagai daerah di Kabupaten Jombang. Baik berupa pawai, lomba serta pelbagai cara lain yang ditunjukan terhadap usia Indonesia ke 69 Tahun. Kecamatan Jogoroto salah satunya, sebelum detik-detik Proklamasi, melibatkan peserta didik dan masyarakat berbaur menyatu mengitari ruas jalan desa untuk menyambut lebih dari setengah abad usia negeri ini. (Foto: Rahmat Sularso Nh./bejo.NET)

Perbaikan Moda Transportasi


JOMBANG, (16/8) - PERBAIKAN MODA TRANSPORTASI. PT. Kereta Api Indonesia (KAI) serius dalam memperbaiki layanan dan fasilitas moda transportasi berjalur tersebut. Sebagai salah satu alat transportasi yang paling banyak diminati selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1435 Hijriyah, fasilitas di dalam kereta serta di luar memperoleh perhatian khusus. Stasiun Jombang misalnya, secara fisik terus diperbaiki sehingga kenyamanan pengguna jasa Kereta Api tidak dirugikan. Termasuk dalam pemesanan tiket, pedagang asongan serta batasan orang yang boleh memasuki areal stasiun. Sehingga bagi pengantar dan penjemput penumpang, dilarang memasuki areal pemberhentian Kereta Api. (Rahmat Sularso Nh./bejo.NET)

Cek Kesiapan HUT Pramuka ke 53 Tahun


JOMBANG, (15/8) - CEK KESIAPAN. Bupati Jombang, ec. Nyono Suharli Wihandoko mengecek kesiapan peserta Upacara Peringatan HUT Pramuka ke 53 Tahun di Aloon-aloon Jombang dengan mengendarai jib terbuka. (FOTO: Rahmat Sularso Nh./bejo.NET)
 
Support : Tuhan Yang Maha Esa | .
Copyright © 2011. BeJoNet - ...
.. .. .. ..
..:p