mas darji template
Headlines News :

Dua Pengecer Togel Apes

Truk Tabrak Papan Reklame

Satu Keluarga Tewas Tertabrak Truk Engkel

Foto : Rony

Jombang - Kecelakaan maut yang merenggut 4 korban jiwa terjadi di Jalan Raya Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang. Satu keluarga asal Petemon, Surabaya tewas ditabrak truk bermuatan pasir yang oleng setelah salah satu rodanya meletus.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Ipda Trisilo mengatakan, kecelakaan maut itu bermula saat truk bermuatan pasir bernopol AG 8968 GF melaju dari arah selatan ke utara. Tiba di lokasi kecelakaan, truk yang dikemudikan Suprapto (35), warga Desa Grogol, Kecamatan Diwek itu mengalami pecah ban dan oleng ke kanan.

Nahas, truk berwarna kuning itu menabrak sepeda motor Yamaha Mio bernopol L 6014 ZK yang ditumpangi satu keluarga yaitu Wirawan Pandu Nugroho (37) berserta istri dan 2 anaknya yang melaju dari arah berlawanan. Akibatnya, satu keluarga asal Petemon I, Surabaya, itu meninggal dunia.

"Truk melaju dari arah selatan ke utara tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak sepeda motor. Korban pengendara motor 4 orang satu keluarga meninggal. Suami istri dan dua anaknya," kata Trisilo kepada wartawan, Sabtu (16/5/2015).

Trisilo menambahkan, truk yang oleng baru berhenti setelah menabrak bengkel di pinggir jalan. "Korban sudah kami evakuasi ke RSUD Jombang. Sopir truk kami amankan ke Mapolsek Diwek untuk kami mintai keterangan," imbuhnya.

Warga setempat yang membantu evakuasi korban, Imam Maliki (53) menuturkan, setelah ditabrak truk, keempat korban terpental masuk ke sungai tepat di tepi jalan. Warga sempat kesulitan mencari jenazah salah satu anak Wirawan yang hanyut di sungai.

"Keempat korban terpental ke sungai. Awalnya baru 3 yang ditemukan, setelah kami cari, korban satunya ketemu di bawah jembatan baru," ungkapnya. Rony S


Polres Jombang Periksa Senpi Anggotanya


Jombang - Beritajombang.net - Antisipasi terjadinya penyalahgunaan senjata api (senpi) yang dilakukan personelnya, Polres Jombang kembali menggelar pemeriksaan senpi seluruh personelnya, Rabu (6/5). Pemeriksaan ini dilakukan langsung Kapolres Jombang, AKBP Achmad Yusep Gunawan. Pemeriksaan pun dilakukan secara teliti khususnya terkait kondisi senpi yang dipegang masing-masing personel, termasuk senpi laras panjang.

Meski pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin, pemeriksaan tersebut dilakukan secara mendadak di halaman belakang mapolres. Praktis, sebanyak 149 personel yang membawa senpi langsung dikumpulkan. Sejumlah personel itu berasal dari Satreskrim, Lalu lintas, Satuan Sabhara, intel serta jajaran polsek. "Pemeriksaan ini rutin kami lakukan, sebagai antisipasi terjadinya penyalahgunaan maupun untuk mengetahui kondisi senpi yang dibawa anggota apakah dirawat dan layak saat digunakan sesuai aturan," kata Kapolres. 

Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi senpi yang dipegang para personel. Dari hal itu akan  diketahui kondisi senpi yang dibawa apakah dirawat atau masih layak digunakan. Selain itu, Kapolres juga lakukan pemeriksaan terkait kartu masa berlaku bagi masing-masing personel yang membawa senpi. "Bagi setiap personel yang membawa senpi harus mampu kendalikan emosi dan tidak lalai, tidak lepas kontrol agar tidak sembarangan menggunakan senpi," tegasnya. 

Dijelaskan, tak semua anggota Polres Jombang diberi kewenangan memegang senpi. Mereka harus menjalani tes psikologi dan lolos kualifikasi menembak. Selain itu juga dilihat dari kematangan usia. Jika nantinya didapati terjadi pelanggaran dalam penggunaannya, dengan tegas senpi tersebut ditarik. Sedangkan bagi yang bersangkutan akan ditindak tegas. "Kita nanti juga akan lakukan tes apakah senpi yang dibawa anggota apakah masih berfungsi dengan baik, tentunya akan dilakukan di lapangan khusus menembak," lanjutnya.

Sementara itu terkait kemungkinan adanya peredaran senpi secara ilegal ditengah-masyarakat, Kapolres tegaskan pihaknya terus lakukan pengawasan maupun antisipasinya. "Kami sudah lakukan penarikan senpi tak berijin yang dibawa masyarakat sipil, kurang lebih sudah 80 pucuk senpi. Kini sudah dikumpulkan dan digudangkan," tandasnya.

Dalam Sepekan Polres Jombang Sita Ribuan Pil Koplo Dari Pengedar Narkoba

Sejumlah barang bukti berupa ribuan pil koplo dan puluhan botol miras jenis arak berhasil diamankan oleh Polres Jombang, senin (4/5) [foto : Rony S]


Jombang - Beritajombang.net - Peredaran pil koplo di wilayah Jombang perlu semakin diwaspadai. Buktinya, dalam sepekan, anggota Satreskoba Polres Jombang berhasil menggagalkan peredaran pil koplo jenis dobel L sebanyak ribuan butir. Barang bukti sebanyak itu diamankan dari 7 orang tersangka yang merupakan pengedar. Ironisnya, dua diantaranya masih dibawah umur.
Kasatreskoba, AKP Hariyono didampingi AKP Lely Bahtiar, Kasubbag Humas Polres Jombang mengatakan barang bukti ribuan pil koplo tersebut diperoleh dari 4 kasus yang terjadi dalam satu pekan. "Dari empat kasus peredaran pil koplo, kami berhasil amankan barang bukti sebanyak 1700 butir pil dobel L," kata Hariyono, saat menggelar rilis ungkap kasus narkoba dan miras, Senin (4/5).
Dari banyaknya pil koplo yang berhasil diamankan tersebut, diakui Hariyono, peredarannya di masyarakat diduga masih marak saja. Oleh sebab itu, pihaknya kini masih berusaha keras agar bisa mengungkap pemasok atau bandar besarnya. Apalagi, dari 7 orang tersangka yang diamankan ada 2 tersangka masih dibawah umur. Dari hal itu, diperkirakan para bandar pil koplo sengaja memanfaatkannya agar tak mudah terdeteksi petugas. "Memang ada dua tersangka masih dibawah umur. Satu berstatus pelajar, dan satu lagi putus sekolah," lanjutnya, seraya menegaskan kalau keduanya mengedarkan pil koplo ke masyarakat bukan di kalangan pelajar.
Selain berhasil amankan ribuan pil koplo, dalam sepekan ini juga diamankan miras jenis arak sebanyak 50 liter. Miras tersebut berhasil diamankan dari 21 orang tersangka atau penjualnya. Pengamanan miras dilakukan untuk mengantisipasi makin marak peredarannya dan antisipasi tindak kejahatan akibat konsumsi miras. "Rata-rata miras tersebut kami amankan saat dalam pengiriman ke penjual. Namun tak sedikit juga yang kami amankan dari penjualnya," tegasnya.(ony)

 
Support : Tuhan Yang Maha Esa | .
Copyright © 2011. BeJoNet - ...
.. .. .. ..
..:p